Menanam Tanaman Jagung di Desa Mangunsari, Gunung Pati

image

Rabu,28 September 2016, hujan telah basahi kota Semarang sedari subuh. Padahal hari ini, murid kelas III yang berjumlah 150 anak akan adakan Puncak Tema (Puntem) menanam jagung di kebun di desa Mangunsari - Gunungpati.

Karena semua persiapan sudah matang, dilandasi niat mulia, maka dengan bacaan Al-Fatehah, rombongan tetap berangkat pada pukul 08.15 WIB. Dengan diiringi hujan lebat, 15 rombongan mobil Puntem pun meluncur ke Desa Mangunsari - Kecamatan Gunungpati.

Pukul 09.00 rombongan telah sampai ke desa tujuan. Hujan masih turun meski tak deras lagi. Sembari menanti hujan reda, pak Jafar bagikan bibit jagung ke para murid untuk "dipritili" menjadi benih siap tanam. Mereka tetap ceria meski berkegiatan di dalam mobil rombongan masing-masing. Dan bu Nuzuly yang kemudian memungut benih jagung siap tanam tersebut ke dalam plastik.

Alhamdulillah,akhirnya pukul 10.00 WIB hujan mulai reda. Anak-anak bersiap menuju kebun jagung yang berjarak kurang lebih 1 Km. Karena jalan yang ditempuh berlumpur dan licin, maka Pak Uki sebagai Ketua Rombongan memerintahkan anak-anak untuk tidak beralas kaki. Mungkin bagi sebagian besar dari mereka, baru pertama kali merasakan hal ini. Iyaa berjalan kaki di pedesaan yang jalannya berlumpur tanpa alas kaki. Wooow...sesuatu banget pasti...!!!

Dalam perjalanan menuju kebun jagung, rombongan Puntem disuguhi pemandangan alam yang indah, hijaunya dedaunan pohon yang asri serta udara yang segar pasca hujan. Mereka juga menjumpai berbagai macam peternakan, yakni peternakan sapi, kambing serta ayam. Dan kesempatan ini tak disia-siakan oleh anak-anak untuk mendekati, menyapa serta memberi makan sapi walau sesaat. Karena memang tujuan utama mereka adalah menanam jagung.

Kurang lebih 15 menit berjalan, sampailah ke kebun jagung yang dituju. Anak-anakpun dengan riang menanam jagung bersama. Dengan dipandu pak Uki dan pak Madya Listiawan, anak-anak semangat menebar benih jagung yang telah mereka siapkan tadi. Lelah selepas jalan yang cukup jauh tak dirasa lagi.

Setelah semua anak telah mempraktekkan menanam jagung, maka saatnya mereka kembali ke tempat parkiran mobil. Sesampainya dekat parkiran mobil, kaki merekapun dibasuh dengan penuh kesabaran dan kasih sayang oleh pak Uki, pak Bemi Triwibowo serta bu Widya.

Dan ketika kaki dan tangan benar benar telah bersih, saatnya mereka makan jagung manis rebus yang masih hangat. Hmmm, nikmat nian bukan..?

Alhamdulillah pukul 11.00 WIB, tuntas sudah rangkaian kegiatan Puncak Tema menanam jagung dan rombongan kembali ke kampus SDI Al-azhar 25 Kalibanteng dengan selamat. (Bu Tina)


1 Komentar
image

Mon, 10 Oct 2016 @14:26

P. Uki

Melatih anak merasakan jadi seorang petani


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 1+8+6

INFORMASI
image

SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG

 

Terakreditasi A

Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah Jawa Tengah

Nomor : 130/BAP-SM/X/2012

 

Berada di bawah Naungan :

YPI AL-FIKRI SEMARANG

Jl. W.R. Supratman Kav. 31-32

Semarang

 

Dan di bawah Pengawasan :

YPI AL-AZHAR JAKARTA

Kompleks Masjid Agung Al-Azhar

Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru 

Jakarta Selatan 12110

SUMBER BELAJAR
LINK
Copyright © 2017 Pusat Sumber Belajar 25 · All Rights Reserved